USABC Soroti Peran Inovasi Perusahaan AS dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Bali

Share this post:

DENPASAR, VOKS RADIO BALI – U.S.-ASEAN Business Council (USABC) menyoroti kontribusi berbagai perusahaan Amerika Serikat dalam mendukung pembangunan ekonomi Bali melalui inovasi, pengembangan sumber daya manusia, keberlanjutan lingkungan, hingga transformasi sektor pariwisata dan ekonomi digital. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Executive Briefing bertajuk “Impact of Innovation on Bali’s Economic Development: A Showcase of U.S. Companies’ Initiatives” yang digelar di Bali.

Sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional, Bali dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam forum tersebut, USABC menampilkan berbagai program dan inisiatif yang telah dijalankan perusahaan-perusahaan anggotanya untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Salah satu contoh kontribusi datang dari Marriott International melalui program Bali for Bali. Program ini berfokus pada penguatan ekonomi lokal dengan melibatkan pelaku usaha dan produsen daerah dalam rantai pasok industri pariwisata. Sejak diluncurkan pada 2022, program tersebut disebut telah menghasilkan pengadaan produk dan bahan baku lokal senilai lebih dari Rp14 miliar.

Selain itu, Marriott juga mulai mengembangkan program ekowisata bersama Desa Wisata Undisan di Bangli yang bertujuan memperkenalkan wisatawan pada kearifan lokal masyarakat Bali. Program pelatihan bagi masyarakat yang ingin berkarier di industri perhotelan berstandar internasional juga turut dijalankan.

Di sektor pengembangan sumber daya manusia, Diageo Indonesia melalui program Learning for Life dan Diageo Bar Academy telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 7.000 peserta di berbagai bidang, mulai dari pariwisata, hospitality, kewirausahaan hingga bartending. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja masyarakat.

Sementara itu, PepsiCo Indonesia menaruh perhatian pada isu lingkungan melalui dukungan terhadap pengelolaan sampah. Salah satunya dengan memberikan pendanaan dan pendampingan kepada startup asal Bali, Bali Waste Cycle, melalui program Greenhouse Accelerator. Inisiatif ini bertujuan mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Dari sektor kesehatan, Herbalife menjalankan program Casa Herbalife yang berfokus pada peningkatan kualitas nutrisi anak-anak di Kabupaten Karangasem dan Buleleng. Program yang telah berjalan sejak 2019 tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung terciptanya generasi yang lebih sehat dan produktif di masa depan.

Kontribusi juga datang dari sektor pertanian melalui Corteva Agriscience yang aktif melakukan pendampingan serta transfer teknologi kepada petani padi dan sayuran di Bali guna meningkatkan produktivitas pertanian.

Sementara di bidang ekonomi digital, Visa Indonesia terus memperluas ekosistem pembayaran digital bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Melalui kerja sama dengan berbagai platform pembayaran lokal, wisatawan internasional kini dapat bertransaksi menggunakan sistem QR dengan sumber dana dari kartu Visa mereka, sehingga mendukung kenyamanan transaksi dan memperkuat ekosistem ekonomi digital di Bali.

USABC berharap berbagai praktik baik yang telah dijalankan di Bali dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Organisasi tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah guna menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Editor: Muhammad Zharfan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Post