VOKS Radio Bali – Overthinking adalah kondisi ketika seseorang memikirkan sesuatu secara berlebihan dan terus berulang bahkan untuk hal-hal kecil. Pikiran yang awalnya sederhana bisa berkembang menjadi berbagai kemungkinan yang belum tentu terjadi. Hal ini membuat seseorang seperti terjebak dalam pikirannya sendiri dan sulit merasa tenang
Fenomena ini sangat dekat dengan kehidupan anak muda. Banyak hal yang sering jadi bahan overthinking seperti nilai akademik, hubungan pertemanan, karier, hingga masa depan. Bahkan hal sepele seperti pesan yang belum dibalas atau cara seseorang berbicara bisa terus dipikirkan dan diulang dalam kepala
Penyebab Overthinking
Overthinking biasanya muncul karena beberapa hal. Rasa khawatir yang berlebihan sering menjadi pemicu utama, begitu juga dengan rasa takut membuat kesalahan atau mengecewakan orang lain. Kurangnya rasa percaya diri juga berperan besar, ditambah kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain terutama melalui media sosial. Pengalaman masa lalu yang kurang menyenangkan dan keinginan untuk selalu sempurna juga bisa membuat seseorang semakin sulit lepas dari overthinking
Secara umum, overthinking bisa terlihat dalam dua bentuk. Ada yang terus memikirkan kejadian di masa lalu dan menyesalinya, dan ada juga yang terlalu mencemaskan hal-hal yang belum terjadi di masa depan. Keduanya sama-sama membuat pikiran tidak pernah benar-benar beristirahat
Dampaknya Gimana?
Jika dibiarkan terus menerus, overthinking bisa berdampak pada kesehatan mental dan juga fisik. Seseorang bisa merasa cemas, stres, sulit tidur, dan kehilangan fokus. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa membuat seseorang merasa lelah secara mental dan menurunkan produktivitas. Tubuh juga bisa ikut merasakan dampaknya seperti mudah lelah, sakit kepala, dan tegang
Solusi Mengurangi Overthinking
Mengurangi overthinking memang tidak mudah, tetapi bisa dilatih secara perlahan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menyadari kapan pikiran mulai berlebihan. Menulis apa yang dipikirkan juga bisa membantu agar isi kepala terasa lebih ringan. Selain itu, penting untuk fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikan dan belajar menerima hal yang berada di luar kendali. Mengurangi penggunaan media sosial juga bisa membantu agar tidak terus membandingkan diri dengan orang lain
Melakukan aktivitas positif seperti olahraga, mendengarkan musik, atau menjalani hobi juga bisa menjadi cara sederhana untuk mengalihkan pikiran. Latihan mindfulness membantu seseorang lebih fokus pada momen saat ini tanpa terbawa pikiran yang berlebihan. Istirahat yang cukup juga penting karena pikiran yang lelah sering kali membuat overthinking semakin parah
Overthinking adalah hal yang wajar dan manusiawi. Namun jika tidak dikelola, hal ini bisa mengganggu kualitas hidup. Belajar memahami dan mengelola pikiran adalah langkah penting agar hidup terasa lebih ringan dan tenang. Tidak semua hal harus dipikirkan secara mendalam, karena terkadang melepaskan justru menjadi cara terbaik untuk menjaga diri tetap baik-baik saja
Editor : Mei Trisna
Sumber : CNN Indonesia



