Minggu ini VOKS Fresh Drop menghadirkan deretan rilisan baru yang penuh warna — dari dentuman EDM dengan sentuhan emosional, pop ballad yang menenangkan hati, hingga karya Indonesia yang menghadirkan nostalgia, refleksi diri, dan kisah keseharian. Yuk, kita selami satu per satu!
🎶 Cash Cash feat. Hayley Kiyoko — “Sadness”
(NEW ENTRY – Bali Top Hitz, 8–16 November 2025)
Cash Cash kembali menggetarkan dunia dance lewat single terbaru mereka, “Sadness”, kolaborasi segar bersama Hayley Kiyoko. Meski judulnya mengisyaratkan kesedihan, lagu ini justru memadukan perasaan sentimental dengan energi elektronik yang mengangkat mood.
Vokal Hayley hadir lembut namun penuh tenaga, menyatu apik dengan produksi khas Cash Cash: synth yang catchy, drop enerjik, serta hook yang langsung melekat sejak pertama dengar. “Sadness” serasa menjadi pelarian yang indah — sebuah ajakan untuk merayakan perjalanan emosional kita lewat musik, entah sedang di klub atau dalam perjalanan pulang yang panjang.
❤️ Mahalini — “Kemarilah Tenang”(NEW ENTRY – Poster Indonesia, 8–16 November 2025)
Mahalini resmi menandai kembalinya ia ke dunia musik lewat album terbaru bertajuk KOMA, dan salah satu lagu yang paling mencuri hati adalah “Kemarilah Tenang”. Lagu ini menjadi refleksi jujur dari pergulatan batin seseorang yang tampak tegar, namun menyimpan lelah dan rapuh di balik senyumnya.
Ditulis oleh Mahalini bersama Tintin dan Barsena Bestandhi, “Kemarilah Tenang” muncul dari momen ketika ia merasa kelelahan secara emosional. Lagu ini ia sebut sebagai dialog antara dirinya dan siapa pun yang membutuhkan ruang untuk bernapas. Aransemennya sederhana namun mengena, diperkuat oleh vokal Mahalini yang hangat, lembut, dan begitu menyentuh.
Sebuah pengingat halus bahwa tidak apa-apa untuk berhenti sejenak, memberi waktu bagi diri sendiri, dan menemukan ketenangan yang sempat hilang.
🎧 Meiska — “Berat Rasanya”
(NEW ENTRY – Poster Indonesia, 8–16 November 2025)
Meiska kembali hadir dengan kisah patah hati versi terbarunya lewat single “Berat Rasanya”, yang resmi rilis pada Jumat, 26 September 2025. Meski masih membawa tema galau yang menjadi ciri khasnya, lagu ini menghadirkan nuansa berbeda — lebih bernapas band dan terasa ringan untuk dinyanyikan ramai-ramai.
Menurut Meiska, “Berat Rasanya” memang berada di jalur yang sedikit berbeda dibanding lagu mellow miliknya sebelumnya. “Rasanya ini lagu galau, tapi punya energi band. Dibawain off air pasti enak banget, sedih tapi tetap ringan,” ungkapnya. Ia bahkan menyamakan vibe lagu ini dengan gaya Taylor Swift yang nge-band, sementara sentuhan lokalnya mengingatkan pada nuansa musik Geisha.
Dari segi cerita, lagu ini mengangkat situasi ketika hubungan harus diakhiri karena perubahan sikap pasangan. Ada rasa tak lagi diprioritaskan, ada isyarat bahwa hubungan itu belum cukup dewasa untuk dibawa ke tempat yang lebih serius. Pada akhirnya, berpisah menjadi pilihan paling baik — demi menghargai diri sendiri dan pasangan.
“Inspirasi lagu ini datang saat aku lagi merasa kosong dan banyak merenung tentang perpisahan baik-baik,” jelas penyanyi kelahiran Denpasar itu. Cerita seperti ini bukan hal asing baginya, bahkan mungkin pernah ia alami sendiri.
Proses kreatifnya pun cukup unik. Lagu ini mulai ditulis pada April 2025 dan langsung mendapat lampu hijau dari Sony Music Indonesia, meski saat itu liriknya belum benar-benar rampung. Butuh waktu bagi Meiska untuk menyambung kembali ide utamanya, tapi berkat dukungan tim label, ia berhasil menuntaskannya hingga siap direkam pada Juni 2025 — hanya beberapa minggu setelah sesi rekaman “Datang Tepat Waktu”. Setelah melalui mixing dan mastering, “Berat Rasanya” akhirnya resmi meluncur pada September 2025 dengan hasil yang menurut Meiska terasa pas dan tidak terburu-buru.
Bagi Meiska Adinda, single ini diharapkan bisa mengobati rindu para pendengar yang merindukan sisi patah hatinya. Ia percaya bahwa tema galau memang bagian dari identitas bermusiknya. “Kalau orang bilang lagu-laguku selalu tentang kegalauan, ya mungkin memang itu DNA-ku. Di situlah kalian bisa menemukan seorang Meiska,” ujarnya.
🎶 Tyler, The Creator — “Sugar On My Tongue”
(NEW ENTRY – Bali Top Hitz, 8–16 November 2025)
Tyler, The Creator kembali menghadirkan karya visual yang liar, imajinatif, dan lepas kendali lewat “Sugar On My Tongue”. Terinspirasi dari budaya rave hingga elemen-elemen surealis, video ini memadukan konyol, sensual, dan absurd — khas Tyler.
Rapper pemenang Grammy ini mengatakan bahwa ia ingin kembali “bersikap konyol” setelah membahas tema berat di album sebelumnya. Lagu ini masuk dalam album Don’t Tap The Glass, yang sukses debut di posisi puncak Billboard 200. Perpaduan energi dance, sensasi jatuh cinta, dan ekspresi artistik liar menunjukkan betapa bebasnya batas kreativitas Tyler.



